Kapita Selekta Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Bangsa indonesia sebenarnya telah memiliki sejarah desentralisasi yang cukup panjang, yakni mulai dari decentralisastie wet 1903 (Stbld 1903/329) pada zaman hindia belanda sampai ke UU Nomor 22 Tahun 1999 sekarang ini. Tetapi tarik-menarik kewenangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah masih saja terus terjadi. Hal ini menunjukan bahwa desentralisasi merupakan sesuatu yang bersifat dinamis, dan persoalan Otonomi Daerah tidak akan pernah selesai sepanjang kebutuhan dan keinginan masyarakat itu sendiri masih terus berubah.

Dengan hadirnya UU Nomor 22 Tahun 1999, diharapkan dapat menjadi batu penjuru bagi terwujudnya masyarakat sipil yang demokratis. Sebab pada dasarnya pemberian otonomi dalam rangka desentralisasi diarahkan untuk peningkatan penyelenggaraan pemerintah dengan melibatkan seluruh komponen yang ada di daerah.

Untuk menjalankan penyelenggaraan pemerintah dimaksud tentunya di perlukan manajemen baru yang sesuai dengan yang langsung memegang kendali otonomi harus memiliki manajemen yang sesuai dengan tuntunan zaman. Sebab manajemen menjadi factor yang sangat penting bagi keberhasilan implementasi Otonomi Daerah di Indonesia.

Buku ini merupakan kumpulan makalah yang tersebar di berbagai seminar yang membahas tentang paradigma baru penyelenggaraan pemerintahan dan manajemen pemerintahan dan manajemen pemerintahan dari tingkat pusat sampai kecamatan. Termasuk di dalamnya tentang kajian mengenai pemberian tugas pembantuan dari propinsi kepada Desa.

Mengingat materi yang dipaparkan sangat actual dan memberikan wawasan pengetahuan, maka penulis terdorong ingin menyatukan dalam satu alur piker melalui buku berjudul “Kapita Selekta Penyelenggaraan Pemerintah Daerah”.

Kapita selekta ini merupakan seri kedua selekta pertama berjudul “Kapita Selekta Manajemen Pemerintahan Daerah” yang telah beredar sejak November 2001. Kapita Selekta pertama ternyata memperoleh tanggapan yang sangat bagus dari pembaca yang terdiri dari kalangan akademis, praktisi maupun kalangan umum. Hal ini terlihat dari dicetak ulangnya buku tersebut untuk ketiga kalinya dalam kurunn waktu kurang dari satu tahun.

Karena berupa kapita selekta terdapat uraian yang kadang-kadang duplikatif. Akan tetapi karena berkaitan dengan konteks kalimat sebelum dan sesudahnya, maka bagian yang duplikatif dengan bab lain tidak dapat dihilangkan begitu saja. Oleh karena itu sidang pembaca dimohon menjadi maklum dengan hal tersebut.

Penerbit : ALQAPRINT JATINANGOR
Pengarang : Prof. Dr. Sadu Wasistiono, M.S.
Tahun terbit : 2002

1 Comment

  1. dikha

    Terima kasih prof atas info bukunya saya jurusn ilmu pemerintahan sem 6 satyagama cengkareng

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>