Pendidikan

IPDN memiliki tiga program pendidikan yakni program pendidikan vokasi, program pendidikan akademik dan program pendidikan profesi. Program pendidikan vokasi terdiri atas program pendidikan Sarjana Terapan (D-IV). Program pendidikan akademik terdiri atas program pendidikan Strata I (S1) dan program pendidikan pascasarjana yakni program Magister Terapan (S-2) dan program  Doktor (S-3). Sedangkan program pendidikan profesi terdiri atas program studi profesi kepamongprajaan.

Pada program D-IV, IPDN memiliki 3 fakultas yakni Fakultas Manajemen Pemerintahan, Fakultas Politik Pemerintahan dan Fakultas Perlindungan Masyarakat.

Berbeda dengan perguruan tinggi lainnya, peserta didik di IPDN terdiri atas praja dan mahasiswa. Praja yakni sebutan untuk peserta didik yang menempuh program pendidikan Sarjana Terapan (D-IV) dan Strata I (S-1), sedangkan mahasiswa adalah panggilan untuk peserta didik yang menempuh program pendidikan pascasarjana dan profesi kepamongprajaan. Selain peserta didik, yang membedakan IPDN dengan perguruan tinggi lainnya yakni pada sistem pendidikan. IPDN memiliki sistem pendidikan JARLATSUH yakni pengajaran (transfer of knowledge), pelatihan (transfer of ability) dan pengasuhan (transfer of values). Sistem pendidikan ini disampaikan oleh tenaga pendidik IPDN yang terdiri atas dosen, pelatih dan pengasuh.

  • Politik Indonesia Terapan
  • Program Studi Kebijakan Publik
  • Program Studi Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Administrasi Pemerintahan Daerah
  • Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
  • Keuangan Publik
  • Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan
  • Praktek Perpolisian Tata Pamong
  • Studi Kependudukan & Pencatatan Sipil
  • Manajemen Keamanan & Keselamatan Publik