Profil IPDN

Jatinangor, 31 Juli 2017 pada pukul 09.00 WIB. Kepala Divisi Formalitas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hadir di Gedung Balairung Jenderal Rudini, Kampus IPDN Jatinangor. Bapak Didik Sasono Setyadi selaku Kepala Divisi Formalitas SKK Migas hadir untuk memberikan studium general atau kuliah umum dengan tema “Meningkatkan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Memperkokoh Kedaulatan Bangsa”. Beliau hadir didampingi Kepala Spesialis I Hubungan Bisnis SKK Migas, Kepala Departemen Kelembagaan SKK Migas, Kepala Departemen Kebendarahaan SKK Migas serta tim SKK Migas. 

Turut hadir mewakili Gubernur IPDN, yakni Deputi III  Bidang Administrasi Keprajaan & Kemahasiswaan yakni Dr. Hyronimus Rowa, M.Si. Serta beberapa civitas academica IPDN Jatinangor. Kuliah umum ini dihadiri oleh Wasana Praja sebanyak 1.657 orang. “Lulusan IPDN rata-rata di semua Kabupaten dan Kota di Indonesia itu ada, jadi semoga ada beberapa lulusan IPDN yang dapat membantu di SKK Migas”, tutur Bapak Hyronimus. Masih menurut beliau kehadiran SKK Migas diharapkan dapat memberikan arahan sehingga praja dapat ikut mensupport SKK Migas. Diakhir kata Bapak Hyronimus mewakili Gubernur IPDN berterima kasih atas kehadiran tim dari SKK Migas di Kampus IPDN ini. 

Kuliah umum ini berisikan tentang imbauan dari SKK Migas mengenai kedaulatan gas dan minyak bumi Indonesia. “Negara memiliki satu kewenangan atas sumber kekayaan dan gas bumi yang dimilikinya. Yang perlu ditekankan bahwa kekayaan minyak dan gas bumi kita sama sekali tidak berada dibawah kedaulatan pihak asing. Inilah tugas saya, tugas kami (tim SKK Migas) untuk memberikan keyakinan kembali kepada rakyat kita bahwa seluruh kekayaan alam kita khususnya minyak dan gas bumi kita masih dibawah kedaulatan Negara Indonesia” tutur Bapak Didik. Himbauan dari Beliau adalah agar kita harus menghapus berita-berita yang tidak benar (hoax), yang nantinya mengakibatkan kita menjadi tidak percaya diri dan menjadi bangsa yang lemah karena mengira seluruh sumber daya kita sudah dimiliki bangsa asing. Acara kali inipun diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara Bapak Didik dan praja. Tak lupa pihak SKK Migas memberikan souvenir berupa buku karangan Bapak Didik . (Sumber : Humas IPDN)

 

Main Menu